KOMPAS.com – Apple bakal fokus mengembangkan teknologi augmented-reality atau disingkat AR. Pabrikan Cupertino tersebut tampaknya terinspirasi dari kesuksesan Pokemon Go yang sejatinya berbasis AR.

“Kami akan terus mengembangkan AR, yang mana ini akan baik bagi kustomer dan bisnis ke depan,” kata CEO Apple Tim Cook, sebagaimana dilaporkan BGR dan dihimpun KompasTekno, Rabu (27/7/2016).

Di luar rencana besar Apple tersebut, ada hal lain yang sontak menjadi viral di ranah maya. CEO Apple Tim Cook ternyata tak bisa mengartikulasikan kata “Pokemon Go” dengan benar.

Hal itu terdengar ketika Cook mengatakan teknologi AR oleh Apple akan membuka kesempatan bagi pengembang dalam membuat aplikasi-aplikasi keren semacam Pokemon Go. Alih-alih menyebut “Pokemon Go”, Cook malah terdengar menyebut “Poke-man”.

Beberapa saat setelah “Poke-man” jadi viral, seorang netizen bernama Jennifer Rezny mengirim e-mail ke Cook. Ia menjelaskan bahwa Pokemon merupakan singkatan dari “Pocket Monster” dan seharusnya dilafalkan sebagai “Po-kay-mon”. Cook membalas e-mail itu dengan emoji senyum.

Apple kecipratan berkah

Tanpa Cook sadari, ia telah salah menyebut nama aplikasi yang diperkirakan bakal menyumbang duit 3 miliar dollar AS (Rp 39 triliun) ke pundi-pundi kas Apple dalam satu hingga dua tahun ke depan.

Padahal, Apple tak terlibat langsung dalam bisnis Pokemon Go. Raksasa Cupertino itu tak mengucurkan dana investasi sedikit pun untuk game fenomenal tersebut.

Cipratan rezeki itu dikatakan berasal dari pembelian PokeCoins oleh para pemain Pokemon Go versi iOS di Apple App Store. PokeCoins sendiri digunakan untuk membeli fitur-fitur tambahan dalam game alias in-app purchase.

Sumber:

http://tekno.kompas.com/read/2016/07/28/08110067/CEO.Apple.Salah.Sebut.Pokemon.Go.

KOMPAS.com – Apple bakal fokus mengembangkan teknologi augmented-reality atau disingkat AR. Pabrikan Cupertino tersebut tampaknya terinspirasi dari kesuksesan Pokemon Go yang sejatinya berbasis AR.

“Kami akan terus mengembangkan AR, yang mana ini akan baik bagi kustomer dan bisnis ke depan,” kata CEO Apple Tim Cook, sebagaimana dilaporkan BGR dan dihimpun KompasTekno, Rabu (27/7/2016).

Di luar rencana besar Apple tersebut, ada hal lain yang sontak menjadi viral di ranah maya. CEO Apple Tim Cook ternyata tak bisa mengartikulasikan kata “Pokemon Go” dengan benar.

Hal itu terdengar ketika Cook mengatakan teknologi AR oleh Apple akan membuka kesempatan bagi pengembang dalam membuat aplikasi-aplikasi keren semacam Pokemon Go. Alih-alih menyebut “Pokemon Go”, Cook malah terdengar menyebut “Poke-man”.

Beberapa saat setelah “Poke-man” jadi viral, seorang netizen bernama Jennifer Rezny mengirim e-mail ke Cook. Ia menjelaskan bahwa Pokemon merupakan singkatan dari “Pocket Monster” dan seharusnya dilafalkan sebagai “Po-kay-mon”. Cook membalas e-mail itu dengan emoji senyum.

Apple kecipratan berkah

Tanpa Cook sadari, ia telah salah menyebut nama aplikasi yang diperkirakan bakal menyumbang duit 3 miliar dollar AS (Rp 39 triliun) ke pundi-pundi kas Apple dalam satu hingga dua tahun ke depan.

Padahal, Apple tak terlibat langsung dalam bisnis Pokemon Go. Raksasa Cupertino itu tak mengucurkan dana investasi sedikit pun untuk game fenomenal tersebut.

Cipratan rezeki itu dikatakan berasal dari pembelian PokeCoins oleh para pemain Pokemon Go versi iOS di Apple App Store. PokeCoins sendiri digunakan untuk membeli fitur-fitur tambahan dalam game alias in-app purchase.

Sumber:

http://tekno.kompas.com/read/2016/07/28/08110067/CEO.Apple.Salah.Sebut.Pokemon.Go.

CEO Apple Salah Sebut “Pokemon Go”

KOMPAS.com – Apple bakal fokus mengembangkan teknologi augmented-reality atau disingkat AR. Pabrikan Cupertino tersebut tampaknya terinspirasi dari kesuksesan Pokemon Go yang sejatinya berbasis AR.

“Kami akan terus mengembangkan AR, yang mana ini akan baik bagi kustomer dan bisnis ke depan,” kata CEO Apple Tim Cook, sebagaimana dilaporkan BGR dan dihimpun KompasTekno, Rabu (27/7/2016).

Di luar rencana besar Apple tersebut, ada hal lain yang sontak menjadi viral di ranah maya. CEO Apple Tim Cook ternyata tak bisa mengartikulasikan kata “Pokemon Go” dengan benar.

Hal itu terdengar ketika Cook mengatakan teknologi AR oleh Apple akan membuka kesempatan bagi pengembang dalam membuat aplikasi-aplikasi keren semacam Pokemon Go. Alih-alih menyebut “Pokemon Go”, Cook malah terdengar menyebut “Poke-man”.

Beberapa saat setelah “Poke-man” jadi viral, seorang netizen bernama Jennifer Rezny mengirim e-mail ke Cook. Ia menjelaskan bahwa Pokemon merupakan singkatan dari “Pocket Monster” dan seharusnya dilafalkan sebagai “Po-kay-mon”. Cook membalas e-mail itu dengan emoji senyum.

Apple kecipratan berkah

Tanpa Cook sadari, ia telah salah menyebut nama aplikasi yang diperkirakan bakal menyumbang duit 3 miliar dollar AS (Rp 39 triliun) ke pundi-pundi kas Apple dalam satu hingga dua tahun ke depan.

Padahal, Apple tak terlibat langsung dalam bisnis Pokemon Go. Raksasa Cupertino itu tak mengucurkan dana investasi sedikit pun untuk game fenomenal tersebut.

Cipratan rezeki itu dikatakan berasal dari pembelian PokeCoins oleh para pemain Pokemon Go versi iOS di Apple App Store. PokeCoins sendiri digunakan untuk membeli fitur-fitur tambahan dalam game alias in-app purchase.

Sumber:

http://tekno.kompas.com/read/2016/07/28/08110067/CEO.Apple.Salah.Sebut.Pokemon.Go.