Memilih teh berkualitas bukanlah pekerjaan mudah. Begitu banyak merek teh di pasar dari macam daun teh yg berbeda, dibanderol dengan harga yg berbeda pula.

Jangan khawatir, menurut Charlene, generasi kedua penerus Tea House Yixing Xuan di Singapura, sebenarnya ada cara bagi membedakan teh berkualitas.

“Pertama mencoba lihat daun teh yg telah kering. Kalau misal ada tiga atau beberapa pucuk daun menempel berarti itu daun teh yg bagus,” kata Charlene.

Sebab menurut Charlene pucuk daun teh yg menempel cuma mampu diambil dengan proses pemetikan tangan bukan dengan mesin. Tentu pemilahan segera dengan tangan lebih jeli dan telaten dibanding mesin.

Kompas.com/Silvita Agmasari Charlene menjelaskan seluk beluk teh di workshop Yixing Xuan Tea House, Singapura.

“Kemudian lihat daun teh keringnya. Ada yg patah-patah tidak? Kalau patah-patah berarti itu diproses dan disimpan dengan cara yg buruk,” tutur Charlene.

Selanjutnya, ketika KompasTravel berkunjung ke Tea House Yixing Xuan bersama rombongan Oasia Hotel Downtown, Senin (25/7/2016). Charlene menganjurkan bagi melihat warna daun teh.

“Kalau white tea (teh putih) warnanya harus putih, green tea (teh hijau) maka warnanya mulai hijau. Sedangkan oolong tea, warnanya adalah perpaduan hijau dan putih. Apabila semuanya bewarna hitam, maka itu menandakan teh telah lama disimpan dan telah tidak segar,” kata Charlene.

Terakhir teh berkualitas juga mampu diketahui dari wanginya. “Jika telah tidak terlalu wangi berarti teh telah lama,” kata Charlene.

Tak lupa Charlene menyarankan Anda para pecinta teh bagi tak membeli teh dalam jumlah banyak, karena justru mulai membuat teh menjadi tidak segar karena lama disimpan. Cara penyimpanan teh juga harus diperhatikan, yakni dalam tempat kedap udara, tidak tembus cahaya, dan tidak boleh dekat sinar matahari.
Sumber: http://travel.kompas.com

 

 Memilih teh berkualitas bukanlah pekerjaan mudah. Begitu banyak merek teh di pasar dari macam daun teh yg berbeda, dibanderol dengan harga yg berbeda pula.

Jangan khawatir, menurut Charlene, generasi kedua penerus Tea House Yixing Xuan di Singapura, sebenarnya ada cara bagi membedakan teh berkualitas.

“Pertama mencoba lihat daun teh yg telah kering. Kalau misal ada tiga atau beberapa pucuk daun menempel berarti itu daun teh yg bagus,” kata Charlene.

Sebab menurut Charlene pucuk daun teh yg menempel cuma mampu diambil dengan proses pemetikan tangan bukan dengan mesin. Tentu pemilahan segera dengan tangan lebih jeli dan telaten dibanding mesin.

Kompas.com/Silvita Agmasari Charlene menjelaskan seluk beluk teh di workshop Yixing Xuan Tea House, Singapura.

“Kemudian lihat daun teh keringnya. Ada yg patah-patah tidak? Kalau patah-patah berarti itu diproses dan disimpan dengan cara yg buruk,” tutur Charlene.

Selanjutnya, ketika KompasTravel berkunjung ke Tea House Yixing Xuan bersama rombongan Oasia Hotel Downtown, Senin (25/7/2016). Charlene menganjurkan bagi melihat warna daun teh.

“Kalau white tea (teh putih) warnanya harus putih, green tea (teh hijau) maka warnanya mulai hijau. Sedangkan oolong tea, warnanya adalah perpaduan hijau dan putih. Apabila semuanya bewarna hitam, maka itu menandakan teh telah lama disimpan dan telah tidak segar,” kata Charlene.

Terakhir teh berkualitas juga mampu diketahui dari wanginya. “Jika telah tidak terlalu wangi berarti teh telah lama,” kata Charlene.

Tak lupa Charlene menyarankan Anda para pecinta teh bagi tak membeli teh dalam jumlah banyak, karena justru mulai membuat teh menjadi tidak segar karena lama disimpan. Cara penyimpanan teh juga harus diperhatikan, yakni dalam tempat kedap udara, tidak tembus cahaya, dan tidak boleh dekat sinar matahari.
Sumber: http://travel.kompas.com

Ini Cara Memilih Teh Berkualitas

 

 Memilih teh berkualitas bukanlah pekerjaan mudah. Begitu banyak merek teh di pasar dari macam daun teh yg berbeda, dibanderol dengan harga yg berbeda pula.

Jangan khawatir, menurut Charlene, generasi kedua penerus Tea House Yixing Xuan di Singapura, sebenarnya ada cara bagi membedakan teh berkualitas.

“Pertama mencoba lihat daun teh yg telah kering. Kalau misal ada tiga atau beberapa pucuk daun menempel berarti itu daun teh yg bagus,” kata Charlene.

Sebab menurut Charlene pucuk daun teh yg menempel cuma mampu diambil dengan proses pemetikan tangan bukan dengan mesin. Tentu pemilahan segera dengan tangan lebih jeli dan telaten dibanding mesin.

Kompas.com/Silvita Agmasari Charlene menjelaskan seluk beluk teh di workshop Yixing Xuan Tea House, Singapura.

“Kemudian lihat daun teh keringnya. Ada yg patah-patah tidak? Kalau patah-patah berarti itu diproses dan disimpan dengan cara yg buruk,” tutur Charlene.

Selanjutnya, ketika KompasTravel berkunjung ke Tea House Yixing Xuan bersama rombongan Oasia Hotel Downtown, Senin (25/7/2016). Charlene menganjurkan bagi melihat warna daun teh.

“Kalau white tea (teh putih) warnanya harus putih, green tea (teh hijau) maka warnanya mulai hijau. Sedangkan oolong tea, warnanya adalah perpaduan hijau dan putih. Apabila semuanya bewarna hitam, maka itu menandakan teh telah lama disimpan dan telah tidak segar,” kata Charlene.

Terakhir teh berkualitas juga mampu diketahui dari wanginya. “Jika telah tidak terlalu wangi berarti teh telah lama,” kata Charlene.

Tak lupa Charlene menyarankan Anda para pecinta teh bagi tak membeli teh dalam jumlah banyak, karena justru mulai membuat teh menjadi tidak segar karena lama disimpan. Cara penyimpanan teh juga harus diperhatikan, yakni dalam tempat kedap udara, tidak tembus cahaya, dan tidak boleh dekat sinar matahari.
Sumber: http://travel.kompas.com