3 Alasan Kenapa Tidak Ada Berita Hoax Di Linkedin

'linkedin'

 

Akhir-akhir ini banyak berita hoax bertebaran. Tapi LinkedIn sejauh ini dikenal sebagai media yang tak ada hoax, berbeda dengan Facebook, twitter atau sosial media yang lain. Daniel Roth, editor eksekutif di LinkedIn mengungkapkan beberapa rahasia Sosial media yang memang didesain untuk kalangan profesional ini, kenapa bisa jauh dari berita hoax.

'linkedin'

1. Human Editor

Facebook dan LinkedIn keduanya merupakan tekhnologi yang menghantarkan berita pada jutaan masyarakat. Tapi ada perbedaan yang cukup tajam diantara keduanya dalam soal konten atau informasi yang disebar. Menurut Roth, hal yang menjadikan berbeda adalah Linkedin mempekerjakan “Human Editor” untuk mengkurasi konten yang berada di Linkedin. Tak kurang dari 25 editor di seluruh dunia yang memiliki tugas mengkurasi semua konten yang beredar di LinkedIn, sebuah misi yang disebut oleh Roth sendiri sebagai sebuah keberuntungan kecil. Hal ini sangat kontras dengan apa yang dilakukan oleh Facebook dimana memilih untuk memberhentikan Editor mereka dan mengandalkan penuh mesin algoritma komputer, dimana hal ini dinilai sebagai salah satu penyebab makin cepat tersebarnya berita hoax.

2. Minim konten politik

Roth menambahkan bahwa Politik tidak mendapatkan ruang yang dominan di LinkedIn. Bukan karena setting asli LinkedIn yang melakukan filter, tapi memang karena user menggunakan self filter, LinkedIn bukan tempat untuk membicarakan politik, mereka mengawasi betul kata-kata yang mereka posting di LinkedIn. Ketika ada yang mulai membicarakan politik di LinkedIn, hampir pasti dibanjiri komentar, “Ini bukan Facebook jangan posting hal semacam ini disini, ini LinkedIn, mari membicarakan tentang bisnis,” begitulah data yang ditangkap oleh pihak LinkedIn, dan ini nyaris terjadi di seluruh dunia.

3. LinkedIn adalah Kantor, Facebook ibarat Rumah

Disadari atau tidak pengguna LinkedIn biasanya memang menarik diri dari pembicaraan politik karena menganggap LinkedIn sebagai kantor dan facebook sebagai Rumah. Ketika menulis, share atau bahkan memberikan comment di LinkedIn, atasanmmu akan melihat, karyawan juga melihat, calon partner atau klien juga melihtnya, jadi mereka lebih berhati-hati dalam membuat sebuah post. Di Dunia nyata pun jika sudah memasuki urusan profesional maka kita lebih berhati-hati dibandingkan jika dengan aktivitas rumahan. Ya memang begitulah analogi yang pas

Jadi sudah bosan dengan kultur berita hoax? Cobalah berselancar di LinkedIn akan banyak inspirasi disana.

[the_ad id="268"]